TROK

Program studi yang mempelajari tentang konsep- konsep teoritis maupun metode yang beragam dalam prosedur pengoperasian dan pengendalian kapal, penanganan muatan serta pengelolaan dalam penanganan pencegahan polusi dilaut. Potensi karir untuk Prodi TROK adalah Perwira Kapal, Insinyur Perawatan Kapal, Manajer Logistik Maritim, Ahli Navigasi, Konsultan Maritim, Manajer Risiko Maritim, Keamanan Maritim.

Perkenalkan Kepala Program Studi dan Sekretaris Teknologi Rekayasa Operasi Kapal

Kepala Program Studi dan Sekretaris

h1 team img 04 100x100

Kepala Program Studi

Eni Tri Wahyuni, S.ST.,M.Si

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Bp. Aan

Sekretaris Program Studi

Aan Rubiyanto, S.E.,M.Si

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

VISI Teknologi Rekayasa Operasi Kapal

Menjadi Politeknik yang Unggul dalam Pengembangan Ilmu dan Teknologi Terapan Kemaritiman, Berkarakter dan Berdampak Positif, serta Berstandar Nasional dan Internasional.

MISI Teknologi Rekayasa Operasi Kapal

Menyelenggarakan pendidikan terapan kemaritiman berstandar nasional dan internasional.

Melaksanakan penelitian terapan kemaritiman, berstandar nasional dan internasional.

Melaksanakan pengabdian pada masyarakat yang memberikan dampak positif pada pengembangan masyarakat maritim.

Menjalin kerjasama dalam pengembangan ilmu dan teknologi terapan kemaritiman serta penyerapan lulusan yang berskala nasional dan internasional.

#Sertifikasi TROK

Sertifikasi Program Studi Teknologi Rekayasa Operasi Kapal (TROK) / Nautika

Berikut adalah penjelasan singkat tentang sertifikasi dan pelatihan bagi taruna-taruni prodi Nautika :
  • BST (Basic Safety Training)
    Pelatihan keselamatan dasar bagi semua pelaut, mencakup pemadam kebakaran, pertolongan pertama, dan teknik bertahan hidup di laut.

  • AFF (Advanced Fire Fighting)
    Pelatihan lanjutan dalam pemadaman kebakaran di kapal, mencakup strategi pemadaman dan penggunaan peralatan kebakaran.

  • MEFA (Medical First Aid)
    Pelatihan pertolongan pertama medis di laut, ditujukan untuk penanganan darurat medis di kapal.

  • MC (Medical Care)
    Pelatihan perawatan medis lebih lanjut di kapal, untuk pelaut yang bertanggung jawab atas perawatan kesehatan di atas kapal.

  • SAT (Security Awareness Training)
    Pelatihan kesadaran keamanan bagi pelaut, untuk memahami ancaman keamanan di laut dan tindakan pencegahannya.

  • SDSD (Ship Security Designated Duties)
    Pelatihan untuk pelaut yang ditugaskan dalam menjaga keamanan kapal dan mencegah ancaman maritim.

  • BRM (Bridge Resource Management)
    Pelatihan manajemen sumber daya jembatan kapal, fokus pada komunikasi dan koordinasi di ruang kemudi kapal.

  • ECDIS (Electronic Chart Display and Information System)
    Pelatihan penggunaan sistem peta elektronik untuk navigasi yang lebih aman dan efisien.

  • RADAR
    Pelatihan penggunaan radar untuk navigasi dan penghindaran tabrakan di laut.

  • ARPA (Automatic Radar Plotting Aids)
    Pelatihan untuk penggunaan ARPA, sistem yang membantu pelaut menganalisis data radar untuk memprediksi pergerakan kapal lain.

  • GMDSS (Global Maritime Distress and Safety System)
    Sertifikasi untuk mengoperasikan sistem komunikasi darurat global di laut, penting untuk keselamatan kapal.

20+

Program Diklat

20+

Fasilitas Simulator

20+

Program Kerjasama

500+

Taruna/i